Rabu, 12 Juni 2013

TUGAS 3 Unreal Conditions : Present And Future - writing Conditional Sentence Unreal Conditions : Present And Future

4. If that man ( work ) harder, he could earn more money. If that man worked harder, he could earn more money. 5. I would gladly tell you answer if I only ( know ) it myselft I would gladly tell you answer if I only knew it myselft 6. If Don and I ( have ) enough money, we would buy a house If Don and I had enough money, we would buy a house 7. If the weather ( be ) better right now, we could go for a walk If the weather were better right now, we could go for a walk 8. That student would get much higher marks if he ( study ) harder That student would get much higher marks if the studied harder 9. If Mr. Smith ( call ) me, I would explain evertyhing to him. If Mr. Smith called me, I would explain evertyhing to him. 10. Mr. Moore would give up teaching if the ( enjoy, not ) it so much. Mr. Moore would give up teaching if she didn't enjoy it so much. 11. If I ( be ) in your place, I would accept Mr. Anderson’s offer. If I were in your place, I would accept Mr. Anderson’s offer. 12. People would understand you better if you ( speak ) more carefully. People would understand you better if you spoke more carefully. Writing Conditional Sentences 1. If the weather were better today, I would go to the beach 2. I would be a millionaire if i won the lottery 3. If we had a different english teacher, we could share our knowledge 4. We could play a game of cards if you had a free time 5. If everybody dressed the same way, they would feel so shy 6. I wouldn’t do that if it hurted your heart 7. If I had more free time, I would go to London to holiday 8. No one would be happy if they have a lot of money 9. If I spoke Japanese fluently, I would stay in Japan 10. Your suit would look better if you were confidence to wear it 11. If I knew all for details, I wouldn’t get a trouble to do my task 12. Almost anyone would be frightened if they had a legal issues 13. If I had the day off tomorrow, I would take a rest 14. The world would be a better place if everybody loves to peace 15. If Alice were a little more careful, she wouldn’t get a accident

Selasa, 30 April 2013

MAKNA TENTANG TULISAN JAWA

Aksara Jawa ha-na-ca-ra- ka mewakili spiritualitas orang Jawa yang terdalam: yaitu kerinduannya akan harmoni dan ketakutannya akan segala sesuatu yang dapat memecah-belah harmoni. Konon aksara Jawa ini diciptakan oleh Ajisaka untuk mengenang kedua abdinya yang setia. • Ha-Na-Ca-Ra-Ka berarti ada”utusan” yakni utusan hidup, berupa nafas yang berkewajiban menyatukanjiwa dengan jasat manusia. Maksudnya ada yang mempercayakan, ada yang dipercayadan ada yang dipercaya untuk bekerja. Ketiga unsur itu adalah Tuhan, manusia dan kewajiban manusia (sebagai ciptaan). • Da-Ta-Sa-Wa-La berarti manusia setelah diciptakan sampai dengan data “saatnya (dipanggil)” tidak boleh sawala “mengelak” manusia (dengan segala atributnya) harus bersedia melaksanakan, menerima dan menjalankan kehendak Tuhan. • Pa-Dha-Ja-Ya-Nya berarti menyatunya zat pemberi hidup (Ilahi) dengan yang diberi hidup (makhluk). Maksdunya padha “sama” atau sesuai, jumbuh, cocok “tunggal batin yang tercermin dalam perbuatan berdasarkan keluhuran dan keutamaan. Jaya itu “menang, unggul” sungguh-sungguh dan bukan menang-menangan “sekedar menang” atau menang tidak sportif. • Ma-Ga-Ba-Tha-Nga berarti menerima segala yang diperintahkan dan yang dilarang oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Maksudnya manusia harus pasrah, sumarah pada garis kodrat, meskipun manusia diberi hak untuk mewiradat, berusaha untuk menanggulanginya. Makna Huruf HANACARAKA 1. Ha Hana hurip wening suci – adanya hidup adalah kehendak dari yang Maha Suci 2. Na Nur candra, gaib candra, warsitaning candara – pengharapan manusia hanya selalu ke sinar Illahi 3. Ca Cipta wening, cipta mandulu, cipta dadi – arah dan tujuan pada Yang Maha Tunggal 4. Ra Rasaingsun handulusih – rasa cinta sejati muncul dari cinta kasih nurani 5. Ka Karsaningsun memayuhayuningbawana – hasrat diarahkan untuk kesajeteraan alam 6. Da Dumadining dzat kang tanpa winangenan – menerima hidup apa adanya 7. Ta Tatas, tutus, titis, titi lan wibawa – mendasar, totalitas, satu visi, ketelitian dalam memandang hidup 8. Sa Sifat ingsun handulu sifatullah – membentuk kasih sayang seperti kasih Tuhan 9. Wa Wujud hana tan kena kinira – ilmu manusia hanya terbatas namun implikasinya bisa tanpa batas 10. La Lir handaya paseban jati – mengalirkan hidup semata pada tuntunan Illahi 11. Pa Papan kang tanpa kiblat – Hakekat Allah yang ada disegala arah 12. Dha Dhuwur wekasane endek wiwitane – Untuk bisa diatas tentu dimulai dari dasar 13. Ja Jumbuhing kawula lan Gusti – Selalu berusaha menyatu memahami kehendak-Nya 14. Ya Yakin marang samubarang tumindak kang dumadi – yakin atas titah/kodrat Illahi 15. Nya Nyata tanpa mata, ngerti tanpa diuruki – memahami kodrat kehidupan 16. Ma Madep mantep manembah mring Ilahi – yakin/mantap dalam menyembah Ilahi 17. Ga Guru sejati sing muruki – belajar pada guru nurani 18. Ba Bayu sejati kang andalani – menyelaraskan diri pada gerak alam 19. Tha Tukul saka niat – sesuatu harus dimulai dan tumbuh dari niatan 20. Nga Ngracut busananing manungso – melepaskan egoisme pribadi manusia Dalam kisah AJISAKA ha na ca ra ka Dikisahkanlah tentangdua orang abdi yang setia da ta sa wala Keduanya terlibat perselisihan dan akhirnya berkelahi pa da ja ya nya Mereka sama- sama kuat dan tangguh ma ga ba tha nga Akhirnya kedua abdi itu pun tewas bersamaAksara Jawa ha-na-ca-ra-ka mewakili spiritualitas orang Jawa yang terdalam: yaitu kerinduannya akan harmoni dan ketakutannya akan segala sesuatu yang dapat memecah-belah harmoni. Konon aksara Jawa ini diciptakan oleh Ajisaka untuk mengenang kedua abdinya yang setia.Dikisahkan Ajisaka hendak pergi mengembara, dan ia berpesan pada seorang abdinya yang setia agar menjaga keris pusakanya dan mewanti-wanti: janganlah memberikan keris itu pada orang lain, kecuali dirinya sendiri: Ajisaka. Setelah sekian lama mengembara, di negeri perantauan, Ajisaka teringat akan pusaka yang ia tinggalkan di tanah kelahirannya. Maka ia pun mengutus seorang abdinya yang lain, yang juga setia, agar dia pulang dan mengambil keris pusaka itu di tanah leluhur. Kepada abdi yang setia ini dia mewanti-wanti: jangan sekali-kali kembali ke hadapannya kecuali membawa keris pusakanya. Ironisnya,kedua abdi yang sama- sama setia dan militan itu, akhirnya harus berkelahi dan tewas bersama: hanya karena tidak ada dialog di antara mereka. Bukankah sebenarnya keduanya mengemban misi yang sama: yaitu memegang teguh amanat junjungannya? Dan lebih ironis lagi, kisah tragis tentang dua abdi yang setia ini selalu berulang dari jaman ke jaman, bahkan dari generasike generasi. UNEN UNEN JAWA *pamulange sangsarane sesami = pelajarannya sengsaranya sesama *sakti tanpa aji = berhasil tanpa sarana *sugih tanpa banda = bisa menginginkan apa saja tanpa persiapan *ngluruk tanpa bala = menyusup tanpa teman, tetapi selalu mendapatkan hasil *ngasorake tanpa peperangan = menang tanpa menggunakan kekerasan/perang (objek)apa kang sinedya teka,apa kang kacipta dadi = apa yang diinginkan/diamaui akan terjadi/ tercipta. *Digdaya tanpa aji = sakti tanpa ajian *Trimah mawi pasrah = menerima dengan menyerah *Suwung pamrih tebih adjrih = sepi hasrat jauh dari takut *Langgeng tan ana susah tana ana bungah= tenang tetap hidup nama *murid gurune pribadi = murid gurunya pribadi. SUMBER : http://bhenco.wordpress.com/2012/07/03/makna-tentang-tulisan-jawa/

A THOUSAND YEARS

“A Thousand Years” Heart beats fast Colors and promises How to be brave How can I love when I’m afraid to fall Watching you stand alone All of my doubt suddenly goes away somehow One step closer I have died everyday waiting for you Darling don’t be afraid I have loved you For a thousand years I’ll love you for a thousand more Time stands still Beauty in all she is I will be brave I will not let anything take away Standing in front of me Every breath Every hour has come to this One step closer I have died everyday waiting for you Darling don’t be afraid I have loved you For a thousand years I’ll love you for a thousand more And all along I believed I would find you Time has brought your heart to me I have loved you for a thousand years I’ll love you for a thousand more One step closer One step closer I have died everyday waiting for you Darling don’t be afraid I have loved you For a thousand years I’ll love you for a thousand more And all along I believed I would find you Time has brought your heart to me I have loved you for a thousand years I’ll love you for a thousand more Read more: http://lirik-lagu.info/christina-perri-a-thousand-years/#ixzz2S1K30LsQ

TUGAS 2

Soal yang biasanya muncul dalam invitation/undangan/ajakan. A. Function/purpose: Fungsi/tujuan text. - What is the function of the text? - The text has the function to….. - The purpose of writing the text is….. - The writer wrote the text to….. Function/Purpose of Invitation; a. To invite someone to come to .: Untuk mengundang seseorang supaya datang ke…. b. To ask someone to attend … : Untuk meminta seseorang untuk menghadiri…… c. To invite people to join ….. : Untuk mengundang orang mengikuti…… d. To ask people to take part : Untuk mengajak orang mengikuti…. B. Inviter and Invitee : Pengundang dan yang diundang. Perhatikan pertanyaan berikut. Bedakan dan amati pertanyaan yang digaris bawah. - Who invited the party? (Siapa yang mengundang ke pesta?) - Who is the inviter? - Who are invited to the party? (Siapa yang diundang ke pesta?) - Who is the invitee? Pahamilah pertanyaan tersebut, lalu amati siapa pengundang dan siapa yang diundang dalam undangan tersebut. Dengan memahami soal dengan benar, maka kalian bias menjawab dengan tepat. C. What kind of invitation: Undangan untuk peristiwa apa. - The invitation is about……. - What is the kind of the invitation? - The text is to invite someone to come to……… Kinds of Invitation: - Seminar Invitation - Party - Meeting - Celebration - Ceremony - Retirement ( pensiun/purna tugas) - Reunion. - Discussing - Doing assignment - etc D. When and How long : Kapan dan Berapa lama acara tersebut? - When does the party begin/stop? (kapan pesta mulai/berakhir?) - When will the party be held? ( kapan pesta akan diadakan?) - How long does the party happen? ( berapa lama pesta berlangsung?) Perhatikan Pertanyaan “When:kapan dan How long: berapa lama” When menanyakan kapan peristiwa tersebut berlangsung/mulai/berakhir. Jawabannya dapat berupa :Tahun, Bulan, minggu, hari atau jam. Sedangkan “how long” menanyakan rentang waktu berapa lama peristiwa tersebut berlangsung. Sehingga jawabannya adalah: Two hours, sixty minutes, two days, three months, etc. Misalnya: When will the meeting be held? - The meeting will be held on Sunday, July 12nd 2009. How long does the meeting take place? - The meeting takes place for Five days. Pahami juga kosa kata yang berhubungan dengan waktu: - Am (Anti Meredium) dimulai setelah jam 12 malam – 12 siang (12.01 malam – 12.00 siang) - Pm ( post Meredium) dimulai setelah jam 12 siang - 12 malam (12.01 siang – 12 malam) - Morning : pagi ( sampai jam 12 am) - Noon/Midday : siang/tengah hari ( -+12.am-1pm) - Afternoon : sore ( 12.01 pm-about 6 pm) - Evening : petang/malam ( After 6.pm – times to go bed/ tiba waktu tidur) - Night : malam ( Ketika tiba waktu tidur) - Midnight : Tengah malam ( about 12.00 pm-01 am) E. Where : Dimana peristiwa itu berlangsung. - Where does the party happen? - Where is the venue (tempat peristiwa) of the party? - The event is held in……. Vocabularies: - inviter : pengundang - invitee : yang diundang - venue : tempat peristiwa - cordially/warmly : dengan hangat - In the gutter? : mau menghubungi? - RSVP : supaya menghubungi (Reply Soon Via Phone) - Enquiry : silakan menghubungi - on time: punctually : tepat waktu - occasion: event : peristiwa - held/took place/happen : berlangsung/terjadi - join/take part/participate : ikut serta - free time/leisure time : waktu luang - Host : tuan rumah - guest : tamu - Regrets only : jika tidak bisa hadir - confirm : memberi kabar - come to/arrive/attend : datang ke../tiba/menghadiri - depart/leave for/go : berangkat/menuju ke../pergi SUMBER: http://fina97-everything.blogspot.com/2012/06/pembahasan-bahasa-inggris-invitation.html

TULISAN WAJIB`

RINGKASAN MATERI Invitation is used to invite some one or more to go to a place or to do something. Ungkapan-ungakapan ajakan tersebut adalah: a. I invite you to come……… Contoh: I invite you to come to my birthday party, this afternoon ( 2.00 pm) in my house, jl. Pemuda no.67 Klaten. b. Come to ……….. Contoh: Come to the class-meeting on Friday, November 23th 2007 in our school at 4.00 pm. Come on time! c. I would like to invite you…. Contoh: I would like to invite you to participate in the English contest that will be held next Monday, November, 26th 2007 in SMP 1 Surakarta. d. I thank /hope for coming….. Contoh: I hope for coming in the next study club of class IX that will be held every Sunday in our school, at 9.00 am-12.00 a.m. Thank you. e. I hope you could come to…. Contoh: I hope you could come to the meeting in order to prepare our schools’s program, today, in the OSIS room. f. I’ll wait you to come…. Contoh: I’ll wait you to come to see the biggest music show in JEC, on Sunday, December 25th 2007, 9.00 am – 2.00 p.m. g. Would you please come to… Contoh: Would you please come to the configuration of the students of our school tonight. h. I’ll be glad if you could come to…. Contoh: I’ll be glad if you could come to my house to have dinner together with my family tonight. i. Would you please come to…. Contoh: Would you please come to school to support Our basketball team this afternoon. j. Do you fancy coming to…… Contoh: Do you fancy coming to my engagement party at July 13th 2010 at my house? Undangan/Ajakan memerlukan jawaban/balasan, baik menerima ajakan atau menolak ajakan. Berikut ini adalah ungkapan menerima dan menolak ajakan; A. Ungkapan untuk menerima ajakan atau undangan ( accepting invitation ). a. Yes, Iam very glad to receive your invitation. b. Ok. I will come to your party. c. Your invitation is very interesting. I like it. d. That’s good idea to go there. I agree with you. e. I hope I could come there. f. It’s fantastic. Good idea! B. Ungkapan untuk menolak ajakan ( refusing/ ignoring/ rejecting/ declining) invitation. a. I’ve received your letter, but I am sorry I can’t. b. It’s good idea, but I can’t go there. I am very busy. c. What a pity. I have a lot of works, so I can’t receive your nice invitation. d. It’s very sorry that I can’t go to your party. e. Well, your invitation to go to Mount Bromo in very nice, but It’s too cold for me. I can’t stand it. f. I am not sure I can go there. Maybe next time. g. I disagree with your idea to go to the beach. Any other idea? h. I am afraid I can’t. Your house is too far, so I can’t go there alone at night. i. Oh, I’ll go to somewhere else by the time you will be having a party. j. I don’t think I can. No one can fetch me to go there. I don’t know the place. sumber : http://lila-english.blogspot.com/2012/11/invitation.html http://fina97-everything.blogspot.com/2012/06/pembahasan-bahasa-inggris-invitation.html www.gunadarma.ac.id

Selasa, 01 Januari 2013

Fenomena Jokowi-Ahok Bangkitkan Semangat Kaum Muda

Berbagai peristiwa pada 2012 mempengaruhi pergerakan pemuda Indonesia. Salah satunya adalah terpilihnya pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Jokowi (50), merupakan kandidat termuda ketimbang lima calon gubernur lainnya. Begitu pula Ahok (45). "Praktis kemenangan Jokowi-Ahok merupakan kemenangan bagi kaum muda atau mereka yang tengah memperjuangkan gerakan 'saatnya yang muda yang memimpin'. Fenomena Jokowi-Ahok juga membangkitkan pergerakan politik pemuda," kata Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Taufan EN Rotorasiko, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (27/12/2012). Fenomena Jokowi-Ahok, kata dia, juga membuktikan bahwa orang dari daerah tidak selalu kalah kualitas dari orang Jakarta. "Kesederhanaan penampilan pasangan ini juga bisa menjadi pelajaran generasi muda yang ingin berkompetisi dipanggung politik," kata Taufan. Di sisi lainnya, dunia kepemudaan pada 2012 diwarnai oleh pengunduran diri Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng karena menjadi tersangka kasus korupsi. Peristiwa ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah Indonesia pascareformasi dan setelah dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selama ini pejabat publik aktif yang menjadi tersangka, terdakwa dan bahkan terpidana kasus korupsi belum ada yang secara sportif mengundurkan diri. "Dua peristiwa itu bisa menjadi pelajaran bagi generasi muda yang akan menjadikan tahun 2013 sebagai sarana mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2014. Sportif dalam segala aktivitas, berkompetisi secara sehat, siap meraih kemenangan, berlapang dada dengan kekalahan, serta segera bekerja bila terpilih dan berani mundur bila ternyata tidak mampu," kata Taufan. Sportivitas menjadi sorotan bagi bangsa Indonesia. Apalagi, dalam Olimpiade 2012 di London, wajah bangsa Indonesia tercoreng dengan dengan adanya atlet bulutangkis yang didiskualifikasi karena dinilai tidak serius bermain, agar bisa memilih lawan di babak selanjutnya. Namun, sisi yang membanggakan justru berhembus dari luar negeri. Ketika rasa kebangsaan di tanah air mengalami erosi dan memerlukan rekonstruksi, angin segar justru berhembus dari luar negeri. Keturunan bangsa Indonesia yang berdomisili di berbagai negara di dunia telah mengadakan Kongres I Diaspora Indonesia, 6-8 Juli 2012 di Los Angeles, Amerika Serikat. "Mungkin inilah reaktualisasi semangat Sumpah Pemuda dalam skala global," kata Taufan. Ia menambahkan, yang perlu dirumuskan lebih lanjut adalah bagaimana kepedulian diaspora Indonesia bisa dioptimalkan untuk kemajuan bangsa dan negara. Misalnya mempercepat alih teknologi dari negara tempat domisili ke Tanah Air. "Dengan demikian kesempatan-kesempatan baru untuk berwirausaha dan mandiri secara teknologi dapat segera tercipta," katanya. Taufan mengatakan, menyongsong 2013, pemuda Indonesia harus meningkatkan kemandirian dan kepedulian terhadap negara. "Visi kebangsaan harus dimiliki, terutama oleh kaum muda. Sebagai penerus bangsa, pemuda harus menciptakan ruang-ruang untuk tumbuh dalam koridor kebhinekaan dan kerakyatan," katanya. Oleh karena itu, lanjutnya, ditahun mendatang, karya-karya dari pemuda potensial diharapkan muncul kepermukaan. "Baik dari bidang politik maupun dalam bidang kewirausahaan untuk menopang masa depan bangsa Indonesia kedalam satu atap rumah berbangsa dan bertanah air," tukasnya. Ia mengatakan, masih banyak isu kepemudaan yang perlu disoroti. "Dalam perspektif pemuda Indonesia yang berwawasan kedepan, persoalan-persoalan di tahun 2012 perlu menjadi perhatian dan pembelajaran untuk membangun pemuda Indonesia yang mandiri," tandasnya. SUMBER: http://www.gunadarma.ac.id http://jakarta.okezone.com/read/2012/12/27/500/737934/fenomena-jokowi-ahok-bangkitkan-semangat-kaum-muda

Tugas Bahasa Indonesia "Kutipan dan Catatan Kaki"

KUTIPAN Definisi kutipan Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya. Fungsi Kutipan Kutipan memiliki fungsi tersendiri. Fungsi dari kutipan adalah sebagai berikut : 1) Menunjukkan kualitas ilmih yang lebih tinggi. 2) Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat. 3) Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana. 4) Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan. 5) Mencegah pengulangan penulisan data pustaka. 6) Meningkatkan estetika penulisan. 7) Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang terkait dengan data pustaka. Jenis Kutipan A. Kutipan langsung: Kutipan Langsung ialah kutipan yang sama persis dengan teks aslinya,tidak boleh ada perubahan.Kalau ada hal yang dinilai salah/meragukan,kita beri tanda ( sic! ),yang artinya kita sekedar mengutip sesuai dengan aslinya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan itu.Demikian juga kalau kita menyesuaikan ejaan,memberi huruf kapital,garis bawah,atau huruf miring,kita perlu menjelaskan hal tersebut, missal [ huruf miring dari pengutip ],[ ejaan disesuaikan dengan EYD ],dll. Bila dalam kutipan terdapat huruf atau kata yang salah lalu dibetulkan oleh pengutip,harus digunakan huruf siku [ ….. ] B. Kutipan tidak lansung ( Kutipan Isi ) Dalam kutipan tidak langsung kita hanya mengambil intisari pendapat yang kita kutip.Kutipan tidak langsung ditulis menyatu dengan teks yang kita buat dan tidak usah diapit tanda petik.Penyebutan sumber dapat dengan sistem catatan kaki,dapat juga dengan sistem catatan langsung ( catatan perut ) seperti telah dicontohkan. d. Kutipan pada catatan kaki e. Kutipan atas ucapan lisan f. Kutipan dalam kutipan g. Kutipan langsung pada materi Contoh Kutipan 1. Kutipan langsung “Pustaka Java berisi ribuan (lebih dari 5000) kelas beraneka ragam keampuhan. Kekayaan ini merupakan kandungan tersembunyi bahwa penggunaannya dapat menghemat ratusan jam kerja. Keampuhan ini hanya dapat dimanfaatkan bila kita rajin mencoba. Sebelum membuat solusi sendiri, coba eksplorasi pustaka bahasa, mungkin telah diselesaikan” (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 37-38) “Java memisahkan komponen untuk menampilkan keluaran dengan komponen untuk melakukan format keluaran. Keuntungan pemisahan antara lain format keluaran benar-benar sangat kaya melebihi yang dapat diperoleh di C++” (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 78) 2. Kutipan tak langsung Penulisan dengan identasi merupakan konvensi penulisan yang bagus untuk diikuti. Identasi berarti memberi iden setiap menemui blok baru pada blok-blok yang berbeda. Identasi adalah gaya penulisan program bukan bagian bahasa secara teknis, sehingga digunakan untuk memperjelas pembacaan program oleh pemrogram, bukan oleh kompilator. Kompilator menghasilkan keluaran yang sama meski tanpa identasi. (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 174) Polymorphism, yang berarti mempunyai banyak bentuk, merupakan konsep pokok di dalam perancangan berorientasi objek. Dua objek atau lebih dikatakan polymorphic jika mempunyai antarmuka-antarmuka yang identik namun mempunyai perilaku-perilaku berbeda. (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 357) Penulisan Sumber kutipan. Jika sumber kutipan (Pengarang) diketik sebelum kutipan maka cara penulisannya: Contoh: Sebagaimana dikemukakan oleh Sternber (1984:41) bahwa “ In Piaget’s Theory, Children’s Intelectual Functioning Is Represented In Terms Of Symbolic Logic.” Jika sumber kutipan (Pengarang) diketik sesudah kutipan maka cara penulisannya: Contoh: Sebagaimana dikemukakan oleh bahwa “ In Piaget’s Theory, Children’s Intelectual Functioning Is Represented In Terms Of Symbolic Logic.” (Sternber, 1984: 41). • jika penulis dua orang maka keluarga kedua penulis harus di sebutkan, misalnya, Sharp dan Green (1976 : 1). Kalu penulisnya lebih dari 2 orang maka yang disebutkan nama keluarga dari penulis pertama dan diikuti oleh et. al. contoh: Mc.Clelland et al (1960: 35). Cara menulis daftar pustaka. } 1 spasi Brumfit , chrisopher. 1985. Language and Literature Teaching: from Practice to Principle. Pargamon Pres Ltd, England. } 2 spasi Ibrahim. 1990. tehnik Evaluasi dalam pengukuran kuantitatif. Ilham Karya, Bandung CATATAN KAKI Definisi Catatan Kaki Catatan kaki adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku. Catatan kaki biasanya dicetak dengan huruf lebih kecil daripada huruf di dalam teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah pokok. Catatan kaki untuk artikel yang diambil dari internet, cantumkan nama pengarang, judul artikel, tuliskan online (dalam kurung) diikuti alamat situsnya, seperti http:/ www.ed.gov./... yang memudahkan pembaca untuk mengakses sumber tersebut. Fungsi Catatan Kaki Catatan kaki dicantumkan sebagai pemenuhan kode etik yang berlaku, sebagai penghargaan terhadap karya orang lain. Jenis Catatan Kaki A. Penunjukan sumber (referensi): menunjuk sumber tempat kutipan terdapat. Referensi harus dibuat oleh penulis bila: 1) mengambil kutipan langsung 2) mengambil kutipan tak langsung 3) menjelaskan dengan kata-kata sendiri apa yang telah dibaca 4) meminjam sebuah tabel, peta atau diagram dari suatu sumber 5) menyusun sebuah diagram berdasar data-data yang diperoleh dari suatu sumber atau beberapa sumber 6) menyajikan sebuah evidensi khusus, yang tidak dianggap sebagai pengetahuan umum 7) menunjukkan kembali kepada bagian lain dari karangan itu. B. Catatan Penjelas Catatan penjelas adalah catatan kaki yang dibuat dengan tujuan untuk membatasi suatu pengertian, atau menerangkan dan memberi komentar terhadap suatu pernyataan atau pendapat yang dimuat dalam teks. Penjelasan ini harus dibuat dalam catatan kaki, dan tidak dimasukkan ke dalam teks. C. Gabungan penunjukan sumber dan catatan penjelas Jenis yang ketiga berupa gabungan antara penunjukan sumber dan catatan penjelas. Catatan Kaki dipergunakan: a) pendukung keabsahan penemuan atau pernyataan penulis yang tercantum di dalam teks atau sebagai petunjuk sumber b) tempat memperluas pembahasan yang diperlukan tetapi tidak relevan jika dimasukkan di dalam teks, penjelasan ini dapat berupa kutipan juga c) referensi silang, yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana/halaman berapa, hal yang sama dibahas di dalam tulisan d) tempat menyatakan penghargaan atas karya atau data yang diterima dari orang lain Cara menulis pada catatan kaki, urutannya sebagai berikut. 1. Nama penulis atau pengarang (tidak dibalik) 2. Judul buku 3. Tempat diterbitkan 4. Nama penerbit 5. Tahun terbitan ditulis di dalam kurung 6. Kemudian sertakan nomor halaman tempat informasi yang dicatat berada. Dalam karangan ilmiah catatan kaki ditulis pada bagian bawah halaman, diberi ruangan khusus. Catatan kaki memberi keterangan sebuah kutipan pada karangan ilmiah. Contoh penulisan catatan kaki: Abdul Chaer, Pengantar Semantik Bahasa Indonesia (Jakarta: Rineka Cipta, 2002). hlm. 37. SUMBER: http://fikri-allstar.blogspot.com/2011/01/definisi-kutipan.html, http://lytasapi.wordpress.com/2010/06/05/pengertian-fungsi-dan-jenis-kutipan/, http://rianboco.blogspot.com/2012/01/pengertian-fungsi-jenis-dan-contoh.html, http://adekabang.wordpress.com/2010/10/22/180/,http://www.sentra-edukasi.com/2009/11/definisi-contoh-membuat-catatan-kaki.html#.ULHbyXrHTmc, http://sayadea.blogspot.com/2009/10/catatan-kaki-footnote-catatan-kaki.html, http://www.gunadarma.ac.id